Ikan Bakar Kebon Pring - Unpleasant Experience
2 hari lalu, karena kebetulan sedang bosan dengan ayam, saya pun mencari tempat makan alternatif. Pilihan pun jatuh ke restoran Ikan Bakar Kebon Pring di jalan Dharmahusada. Resto ini termasuk baru (kalau gak salah dibuka sekitar 3-4 bulan lalu), jadi kebetulan, bisa sekalian bikin laporan tentang menu-menunya. Tapi sayang, belum apa-apa, saya sudah berubah pikiran. Dari yang excited untuk bikin resensi, ke penasaran pengen secepat mungkin nuangin uneg-uneg di situs ini.
Kok bisa?
Well, ceritanya begini.
Masuk ke resto, duduk, pelayan datang, kasih menu. Belum ada 2 menit kita cek menu, dia tanya, “Mau pesan apa?”.
Lah, secara ini kunjungan perdana, jelas dong saya pengen scan dulu menunya, apa yang kira-kira enak. Ini belum apa-apa sudah ditanya. Oke, daripada bete, langsung pilih menu Nasi Komplit pake empal (semacam nasi campur) plus es teh.
Pelayan tanya lagi, “Sudah itu aja?”
Ini orang kayaknya buta. Jelas-jelas saya dateng bertiga, dan yang pesen baru satu, kok dibilang udah. Ya saya jawab belum, tunggu sebentar.
SATU menit kemudian, si mbak rese’ ini ngomong lagi, “Pesennya CEPETAN dong!”
Buset, baru kali ini makan di resto dan kita disuruh cepet-cepet pesen makanannya. Dimana-mana yang namanya makan di restoran ya pasti kita dikasih waktu buat pilih-pilih menu, syukur-syukur pesenannya jadi tambah banyak. Ini malah diburu-buru, kayak lagi kejar setoran.
Setelah kalimat di atas, dia masih sempat ngomong 2x lagi, yang intinya sama, harap cepat.
Suer, GAK AKAN DATANG LAGI KE IKAN BAKAR KEBON PRING. Ditraktir sekali pun, mendingan makan Bebek Goreng-nya Cak Romli (next time di-review deh yang ini) di ujung jalan Dharmahusada. Biar warung kecil, tapi orangnya masih jauh lebih menghargai pelanggan dibandingkan si Kebon Pring ini.
Lagipula makanannya di Kebon Pring juga gak enak kok…
…. plus harga minumannya juga muahallll…
PS: Saya sempat komplain ke kasir, tapi ditanggapi dingin, seolah gak ada masalah apa-apa. Gimana nih manajemennya Ikan Bakar Kebon Pring???
Inilah potret kehidupan Surabaya dari mata, telinga, dan hati kami berdua
-- 
September 29th, 2008 at 8:38 pm
wuahh…tobaatttt….
pertamaxx sekalian hehehe..
October 3rd, 2008 at 4:53 am
[…] tanggal 11 Oktober 2008, CAN akan mengadakan acara halal bihalal. Tempatnya di kantor CAN, bukan di Ikan Bakar Kebon Pring
Siapa saja boleh hadir, asal bawa makanan / minuman untuk dinikmati bersama […]
October 3rd, 2008 at 5:17 pm
wah sip infonya…
paling sebel juga sama restoran yang pelayanannya kurang bagus
October 16th, 2008 at 9:26 am
Ngomong2 soal ikan bakar…
Coba deh makan di waroeng Delta di Karah, 200 meter dari pintu air karah ke arah RSI.
Rasanya mantap dan harganya relatif murah loh..
November 3rd, 2008 at 9:37 am
He..he.. gitu ya??
Btw.. ada yg aneh dr surabaya soal kulinernya, terutama masakan bebeknya.
Ada beberapa tempat bermenu bebek yg sangat terkenal tetapi rasanya
Seperti bebek pahlawan yg kondang itu..
Aneh y?