Jika Anda penggemar anjing panas (baca: hotdog) dan kebetulan sedang bertandang ke SUTOS di jalan Adithyawarman, cobalah untuk mampir ke Frankfurter, sebuah tempat makan yang menspesialisasikan dirinya untuk urusan hotdog. Bermacam-macam hotdog tersedia di sini, dengan ukuran yang ekstra besar pula. Fillingnya pun bermacam-macam. Apapun selera Anda, kemungkinan besar pasti akan Anda temukan hotdog yang pas di Frankfurter.
Seminar “Marketing Revolution” di Gramedia Expo Surabaya
Beberapa waktu lalu saya beruntung untuk mendapatkan tiket gratis acara seminar “Marketing Revolution” suhu pemasaran Indonesia, bapak Tung Desem Waringin. Namun seperti sebuah pepatah Cina, di balik keberuntungan kadang tersimpan kesialan, ternyata pada hari H, 4 Juli 2008, saya ada keperluan mendadak yang tidak bisa ditinggalkan. Daripada mubazir, akhirnya saya memberikan tiket seminar itu kepada sahabat saya, Medhy Aginta, yang kebetulan pula adalah salah satu fans dari TDW, sekaligus memintanya untuk memberikan liputan acara yang sudah pasti bakal heboh tersebut.
Kedai Oranje
Waktu pertama kali melihat Kedai Oranje, saya mengira konsep yang diusung adalah kafe atau kedai tempat bersantai. Namun pada saat masuk ke dalam, ternyata nama bisa menipu. Kedai Oranje justru lebih mirip dengan sebuah resto dibandingkan kafe. Hanya saja, dengan lokasinya yang terletak di daerah industri Surabaya, pengunjung yang ditarget adalah para pekerja atau pebisnis yang sedang beristirahat siang. Terbukti dengan selalu ramainya resto ini di siang hari.
Penjual AC Yang Ngambek…
Entah apa ini hanya terjadi di Surabaya ato gak, tapi yang jelas ini baru pertama kali saya alami. Ceritanya begini. Berhubung sedang cari-cari AC buat kantor, beberapa penjual AC second kami kunjungi. Salah satunya di daerah Pandugo. Sebenarnya saya cukup tertarik dengan barang yang ditawarkan. Hanya sajaaaaaa…. orangnya terlalu agresif dan maksa untuk terjadi transaksi. Males banget kan? Apalagi masih ada beberapa toko lagi yang ingin kita kunjungi sebelum mengambil keputusan.
Promo In The Name of Love, Ada Vino G Bastian di Surabaya
Suer, saya bukan fans Vino G Bastian. Tapi siang ini saya seperti dihantui olehnya.
Bermula di siang hari, lewat jalan Dharmahusada, dan kena macet di depan Bank Niaga - Nasi Udang Bu Rudy. Setelah berhasil lewat, ternyata area rumah makan Bu Rudy dipenuhi oleh para bodyguard berotot kekar dan berambut cepak. Sempat bingung, namun akhirnya mendapat clue setelah melihat ada beberapa poster “In The Name of Love” terpampang di salah mobil yang diparkir.
Cafe Bronto’s
Sepertinya saya kualat. Gara-gara bilang kalau tidak bakal balik lagi ke CITO dalam waktu dekat, dalam waktu kurang dari satu minggu terakhir justru saya 2x bolak-balik ke sana. Bukan karena ‘pemandangan’ di mall tersebut sudah berubah, melainkan karena mebel untuk keperluan kantor yang dicari hanya ada di Hypermart CITO (pelayanan supervisor-nya top abis — entah aslinya seperti itu atau karena tahu saya mau ngeborong, hehehe).
Tabrak Kabur
Kaget. Kemarin sore, saat sedang putar balik, tiba-tiba ada truk nyelonong untuk berputar balik dengan mengambil jalur sebelah yang notabene diperuntukkan untuk kendaraan dari arus yang berlawanan. Lebih kaget lagi, tindakan slonong-men-slonong si truk ini diikuti dengan sebuah bunyi yang cukup keras. Brakkk!
Java Net Cafe
Inilah salah satu tempat favorit saya saat ini untuk “bekerja”. Java Net Cafe, yang terletak di Jl. Arif Rahman Hakim (sebelah Universitas Narotama), adalah satu dari sedikit kafe di Surabaya yang menawarkan kombinasi antara tempat yang nyaman + akses internet cepat + harga murah. Gak percaya? Coba aja dikalkulasi sendiri… dengan hanya membayar Rp 100.000,- maka kita udah bisa ngenet sepuasnya setiap hari selama satu tahun plus bonus ice tea / hot tea di setiap kunjungan! Mantap kan?
Pipi Coffee Lounge
“Internetan gratis sambil minum kopi”
Begitulah teks iklan yang saya baca di sebuah harian ternama Surabaya. Iklan itu mempromosikan sebuah kafe bernama Pipi Coffee Lounge yang terletak di lantai UB Mall CITO Surabaya. Berhubung belum pernah ke CITO, maka kebetulan deh, bisa investigasi dua tempat sekaligus. Siapa tahu dapet alternatif tempat hangout yang baru.
CITO (City of Tomorrow) Surabaya
Walau sudah setengah tahun lebih beroperasi, baru kemarin saya menyempatkan diri jalan-jalan ke Mall CITO-nya Surabaya yang terletak di dekat bundaran Waru. Itu pun karena tergoda oleh iklan sebuah kafe di sana (review menyusul) yang menawarkan ngenet gratis via WiFI, hehehe. Maklum, saya kan termasuk golongan Para Pencari Bandwidth
Inilah potret kehidupan Surabaya dari mata, telinga, dan hati kami berdua
-- 